Kamis, 07 Maret 2019

Aspek Psikologi Karakter DISC pada PILPRES 2019: Joko Widodo - Ma'ruf Amin dan Prabowo - Sandiaga


Nah sekarang ini saya akan membahas peta psikologis antara kedua pasang kandidat melalui DISC. Mungkin beberapa rekans ada yang belum paham dengan detail mengenai DISC. 

Setelah sekian lama, akhirnya kembali menulis tentang politik di Indonesia. Tetapi para rekans, saya harus menegaskan bahwa saya adalah orang yang netral (netral bukan berarti saya itu golput yah).


Btw, dulu saya juga membuat aspek psikologis ketika Pilkada Gubernur DKI, yang bisa rekans lihat disini

Sekarang mari kita mulai.

Hasil gambar untuk disc

Metode Pemetaan
Biasanya saya akan memetakan dengan dua pertanyaan dasar bagi seseorang:
- Apakah orang tersebut Outgoing (Ekstrovert) atau Reserved (Introvert)?
- Apa yang menjadi orientasi terbesar orang tersebut:Task (Tugas dan Target) atau People (Manusia)

1. Joko Widodo
Melihat karakternya, Jokowi adalah tipikal orang yang Introvert dan berorientasi kepada People, maka Jokowi adalah tipikal orang Steadiness.
Ciri ini dengan sederhana saya gambarkan:
- Stabil, Tenang, Rileks
- Senyumannya dia bukan berarti dia setuju
- Mampu tetap bersahabat walau dalam tekanan
- Sebisa mungkin menghindari konflik

2. Ma'ruf Amin
Melihat karakternya, Pak Kyai adalah tipikal orang yang Introvert dan berorientasi kepada Tugas, maka Pak Kyai tipikal orang Compliance.
Ciri ini antara lain:
- Bagi dia aturan adalah yang utama (hubungan adalah prioritas berikutnya). Contoh paling sederhana adalah ketika dia memvonis Ahok melalui Fatwa. Dia tidak terlalu peduli dengan kata orang, yang penting aturannya sesuai.
- Tipikal orang yang memiliki standar tinggi
- Perfeksionis

3. Prabowo Subianto
Melihat karakternya, Prabowo adalah tipikal orang yang Ekstrovert dan berorientasi kepada Task, maka Jokowi adalah tipikal orang Dominance.
Ciri ini dengan sederhana saya gambarkan:
- Langsung, To the Point, tidak kenal basa-basi
- Ciri orang yang tegas dan cenderung keras
- Orientasi kepada dirinya sendiri (One Man, One Decision)

4. Sandiaga Uno
Melihat karakternya, Sandiaga adalah tipikal orang yang Ekstrovert dan berorientasi kepada People, maka Jokowi adalah tipikal orang Influence.
Ciri ini dengan sederhana saya gambarkan:
- Populer, Suka menjadi pusat perhatian
- Basa-basi tinggi dan jago dalam merangkai kata


Kesamaan
Seperti yang saya pernah bilang dalam blog saya yang sebelumnya, bahwa pasangan yang paling cocok adalah ketika bertemu antara karakter D-S ataupun I-C.
Contoh pasangan yang seperti di atas adalah: Soekarno (Influence) dan Moh. Hatta (Compliance); Soeharto (Dominance) dan Sri Sultan, Soedharmono, Try Sutrisno, Umar Wirahadikusuma (Steadiness); SBY (Steadiness) dan JK (Dominance); Anies (Compliance) dan Sandiaga (Infulence) dan tentu saja Jokowi (Steadiness) dan JK (Dominance).
Artinya kedua pasangan diatas bukanlah pasangan yang ideal (dari sisi psikologis). Maka sebenarnya dari awal saya lebih suka kalau pak Jokowi berpasangan dengan Prabowo, karena sangat klop dari sisi psikologis.

Menutup celah bagi kedua pasang.
1. Jokowi - Ma'ruf Amin
Jika dilihat kedua pasang tokoh ini yang sama-sama Introvert, maka sebenarnya sangat baik jika kabinet mereka diisi oleh orang-orang Ekstrovert (butuh orang Dominance dan Influence yang sangat kental karakternya). Berikut contoh rekomendasi (sekali lagi saya hanya berbicara mengenai psikologis yah hehehe).
Tentu saja masih banyak tokoh hebat selain nama di bawah ini, hanya saja kebetulan, inilah nama yang teringat sama saya.
- Dominance
+ Mahfud MD
+ Luhut Binsar Panjaitan
+ Adian Napitupulu
+ Nusron Wahid
+ Susi Pudjiastuti

Influence
+ Tantowi Yahya
+ Muhaimin Iskandar
+ Grace Natalie
+ Ridwan Kamil


2. Prabowo - Sandiaga
Berbanding terbalik dengan yang diatas, kedua pasangan ini adalah tipikal yang sangat ekstrovert. Sehingga masalah dari pasangan psikologis seperti ini adalah mereka tidak ada orang yang melakukan pekerjaan rutin dan juga dalam hal monitoring, karena mereka berdua adalah tipikal inisiator.
Itu sebabnya mereka butuh kabinet yang ada nama seperti di bawah ini:
- Steadiness
+ Sudirman Said
+ Zulkifli Hasan
+ Ahmad Heryawan

- Compliance
+ Amien Rais

Udah ah, cukup sekian tulisan iseng-iseng yang saya tulis sambil menunggu pesawat Citilink menuju Kualanamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar